PAPD Dorong Pemerintah Membuat Regulasi Trasportasi online
PAPD Dorong Pemerintah Membuat Regulasi Terkait Aplikator Transportasi Online

By Admin 19 Mar 2018, 22:57:56 WIB Metropolitan
PAPD Dorong Pemerintah Membuat Regulasi Trasportasi online

Keterangan Gambar : Indonesia baru.com


Jakarta– Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) menilai Pemerintah lemahnyah dalam mengatur aplikator transportasi berbasis online menimbulkan banyak persoalan di masyarakat. Bertumpuknya persoalan terkait transportasi berbasis online baik itu angkutan roda dua maupun roda empat tidak jelas arah dan tujuan penyelesaiannya. Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) Agus Rihat P Manalu megatakan bahwa solusi untuk menyelesaikan masalah angkutan berbasis online tidak sesulit yang dibayangkan hanya perlu itikad baik pemerintah untuk mengatur persoalan ini, pertanyaannya, apakah Negara mau berpihak kepada rakyat atau kepada pemilik modal. Persoalan ini bisa diselesaikan bila ada komunikasi yang baik lintas kementerian karena bukan hanya menjadi persoalan di Kementerian Perhubungan saja tetapi harus melibatkan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM), Kementerian Tenaga Kerja (Kemenaker), Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan juga Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemeninfo). “Kami di Perhimpunan Advokat Pro Demokrasi (PAPD) menerima banyak pengaduan dari masyarakat, baik itu dari para mitra rental aplikator transportasi online maupun dari para pekerja driver, terkait dengan keresahan atas ketidakadilan dan kesewenang-wenangan yang mereka rasakan tanpa bisa berbuat apa-apa."ungkap Agus. Dikatakan Agus, mereka sudah bekerja semaksimal mungkin, akan tetapi tidak ada payung hukum yang melindungi. Ada dari mereka yang mengalami kecelakaan di jalan saat sedang bekerja mengantarkan penumpang tetapi Aplikator lepas tangan dan ujung-ujungnya malah yang bersangkutan di-suspend oleh aplikator tanpa alasan yang jelas, seharusnya perusahaan melakukan investigasi terlebih dahulu, tapi dirver yang terkena suspend oleh aplikator tidak diberi kesempatan untuk melakukan pembelaan. "Driver online di mata hukum pun tidak ada ruang untuk membela diri” kata Agus Rihat saat bercerita tentang berbagai macam pengaduan yang diterimanya. Ditambahkan Agus, para driver online ini juga merupakan pekerja yang harus dilindungi oleh Negara, jangan dengan mengatakan mereka sebagai mitra Aplikator lalu mereka dianggap sebagai pengusaha. "Hak-hak mereka dikesampingkan dan Aplikator lepas tangan dari kewajiban pemenuhan hak-hak pekerja. Masa sih rakyat dibodohi dengan cara begitu dan Negara melakukan pembiaran"ujarnya. Melalui PAPD, Agus Rihat meminta secara tegas agar Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara melakukan pembekuan terhadap aplikasi milik para Aplikator transportasi berbasis online, dimana aplikasi itu berpotensi menimbulkan keresahan di masyarakat yang dapat memicu konflik horizontal. Agus mencontohkan, beberapa kejjadian keributan yang terjadi antara para driver online dengan para supir angkutan umum konvensional atau tukang ojek pangkalan di berbagai daerah. Hal itu terjadi karena tidak adanya ketegasan dari Negara untuk mengatur transportasi berbasis online secara menyeluruh. Kalau tidak diatur, itu sama saja dengan Negara melakukan pembiaran terhadap eksploitasi rakyat yang dilakukan pemilik modal. “Menkominfo Rudiantara harus berani men-suspend atau membekukan Aplikator transportasi online. Hal itu, bertujuan untuk meredakan tensi yang marak terjadi saat ini,"Pemerintah harus mendorong lahirnya payung hukum yang mengatur dan melindungi seluruh driver online tanpa terkecuali,"terang Agus. Selain itu, kata Agus, tujuan lahirnya payung hukum juga agar para aplikator belajar untuk tidak asal suspend para driver online yang sedang mencari nafkah. "Aplikator wajib tahu bahwa driver online bekerja tak kenal waktu untuk memenuhi kebutuhan keluarga mereka, mungkin aplikator tidak tahu bagaimana rasanya sakit mendalam ketika di-suspend tanpa alasan,"pungkas Agus, Sabtu (17/18) di Jakarta.


Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

SIAPAKAH CALON PUTRA/PUTRI TERBAIK PAPUA BARAT ANGGOTA DPR-RI 2019 DAPIL PAPUA BARAT
  FREDRIK RONALDO YESNATH.PARTAI DEMOKRAT
  JIMMY IJI.PARTAI PDI P
  ROBERT J KARDINAL. PARTAI GOLKAR

Komentar Terakhir

  • Tommy Utama

    Pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya mempertanyakan dasar keputusan SBY ...

    View Article
  • Udin Sedunia

    Menurut Yunarto, Roy selama ini lebih dikenal sebagai pakar foto digital dan video ...

    View Article
  • Lukmanul Hakim

    saya yakin PHP juga bisa bertahan sampai 2030 ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video