HAK-HAK ADAT SUKU MOI 18 TAHUN TERABAIKAN
HIMPUNAN MAHASISWA MOI SEINDONESIA HIMAMSI LAKUKAN AKSI DEMO DAMAI

By Admin 10 Agu 2018, 00:17:19 WIB Hukum
HAK-HAK ADAT SUKU MOI 18 TAHUN TERABAIKAN

Keterangan Gambar : massa demo damai saat menuju gedung DPRD kota Sorong. Elisabeth Kalaibin INDONESIA-BARU.COM


Indonesia-Baru.Com

Kota Sorong, Kamis 09-08-2018 diperingati sebagai Hari Masyarakat Adat Sedunia. Hari ini, kali pertama dicanangkan Majelis Umum pada Desember 1994. Pada 2007, Majelis mengadopsi Deklarasi Hak-hak Masyarakat Adat. Dengan mengakui hak mereka menentukan nasib sendiri dan hak bebas mengejar pembangunan ekonomi, sosial dan budaya. Maupun mengembangkan manifestasi masa lalu, sekarang dan masa depan kebudayaan mereka dalam berbagai bentuk

Hal inilah yang mendorong tekat seluruh mahasiswa, pemuda dan aktifis suku Moi yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Moi SeIndonesia (HIMAMSI) menggelar aksi demo damai di lingkungan pemerintah Kota Sorong guna menuntut hak-hak adat kesulungan masyarakat adat suku Moi yang kurang lebih 18 tahun terabaikan oleh pemerintah setempat (Kota Sorong)

Dalam pantauan tim IB di lapangan, massa berkumpul di gedung LMA Malamoi Kota Sorong dan bertolak menuju gedung DPRD Kota Sorong pada pukul 11:00 WIT dengan berjalan kaki

Aksi demo damai ini juga melibatkan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) dan beberapa organisasi kemasyarakatan (ORMAS) yang juga menyuarakan hak-hak masyarakat adat suku Moi

Ada dua lokasi yang menjadi target massa aksi demo tadi siang yakni DPRD kota Sorong dan Wali Kota Sorong

Dalam tuntutan aksi pendemo tersebut, massa menuntut agar pemerintah kota sorong dan DPRD kota sorong segera merancang dan mengesahkan undang-undang pengakuan hak-hak adat masyarakat suku Moi yang terabaikan selaha 18 tahun

“ hari ini kami mengadakan aksi demo damai di DPRD Kota Sorong dan Wali Kota Sorong untuk menyampaikan keluhan kami suku Moi terkait hak-hak adat kami di atas tanah Maladum (Kota Sorong) yang selama ini terabaikan oleh pemerintah kota sorong, kami telah menyerahkan aspirasi kami kepada Wali Kota Sorong yang diwakikan oleh sekda Kota Sorong yakni Ibu Welly Tigtigweria dan juga kepada wakil ketua DPRD Kota Sorong, kami memberi waktu satu bulan kepada pemerintah dan jika aspirasi kami tidak juga ditanggapi maka kami akan melakukan aksi demo damai lagi menuntut pemerintah kota Sorong dan akan melibatkan seluruh lapisan masyarakat adat moi”. Komentar ketua HIMAMSI Isai Onesimus Paa saat diwawancarai usai aksi demo damai di halaman kantor Wali Kota Sorong.

Onesimus Paa juga menambahkan “ kami kecewa dengan tidak hadirnya wali kota Sorong dan ketua DPRD kota Sorong karena tidak dapat menemui dan mendengar aspirasi kami dengan alasan urusan dinas di luar daerah, entah benar atau tidak kami juga tidak tahu, tapi itu tidak mengurangi semangat dan tekat kami sebagai pemilik hak kesulungan di atas tanah ini (Kota Sorong) untuk menyampaikan dan menyerukan aspirasi kami."

(F.Malaseme)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

SIAPAKAH CALON PUTRA/PUTRI TERBAIK PAPUA BARAT ANGGOTA DPR-RI 2019 DAPIL PAPUA BARAT
  FREDRIK RONALDO YESNATH.PARTAI DEMOKRAT
  JIMMY IJI.PARTAI PDI P
  ROBERT J KARDINAL. PARTAI GOLKAR

Komentar Terakhir

  • Tommy Utama

    Pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya mempertanyakan dasar keputusan SBY ...

    View Article
  • Udin Sedunia

    Menurut Yunarto, Roy selama ini lebih dikenal sebagai pakar foto digital dan video ...

    View Article
  • Lukmanul Hakim

    saya yakin PHP juga bisa bertahan sampai 2030 ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video