Ekonom Senior Anwar Nasution Angkat Bicara
Anwar Nasution Usul Jokowi Copot Sri Mulyani-Rini Soemarno

By Admin 14 Sep 2018, 19:57:29 WIB Ekonomi
Ekonom Senior Anwar Nasution Angkat Bicara

Keterangan Gambar : Prof Anwar Nasution/CNN Indonesia


Jakarta, Indonesia-Baru.com -- Ekonom Senior Anwar Nasution mengusulkan Presiden Joko Widodo mencopot Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Rini Soemarno. Kinerja keduanya dinilai tak mumpun sehigga tak banyak membantu di tengah kebutuhan negara menjaga stabilitas nilai tukar rupiah. 

"Menteri Keuangan saat ini tidak bisa menarik pajak. Jadi Indonesia terus berutang. Yang membeli asing, tak heran kalau bunga AS naik, nilai tukar rupiah terganggu," ujar Anwar, Jumat (14/9).

Mantan Deputi Gubernur Bank Indonesia ini juga menyebut Sri Mulyani kurang tegas dalam mengerek penerimaan pajak. Tak heran rasio pajak tak bergeser dari kisaran 11 persen, padahal negara tengah membutuhkan pembiayaan.


"Di Singapura, yang tidak membayar pajak dikejar terus. Di sini, jarang yang di bawa ke pengadilan kalau tidak bayar pajak," ungkap dia


Berdasarkan data APBN kita, realisasi pembiayaan utang neto hingga Juli 2018 mencapai Rp221,94 triliun dari total rencana Rp414 triliun. Adapun total utang pemerintah mencapai Rp4.253 triliun.

Sri Mulyani sebelumnya juga mengaku dirinya sebenarnya malu dengan rasio pajak (tax ratio) Indonesia yang masih di bawah 12 persen.

Ia belum lama ini bercerita, saat menjadi Direktur Pelaksana Bank Dunia beberapa tahun lalu, ia ikut mengkategorikan rasio pajak di 186 negara ke dalam kelompok negara berpendapatan maju, menengah, dan rendah. Di liga mana pun, rasio pajak Indonesia terbilang rendah.

Bersama rekannya kala itu, ia sempat mempertimbangkan penetapan batas minimal (threshold) rasio pajak sebesar 15 persen.

"Waktu saya pulang lagi ke Indonesia dan menemui bahwa rasio pajak kita masih di bawah 12 persen saya kan malu ngomong sama teman-teman di sana (Bank Dunia) bahwa Indonesia, negaranya Direktur Pelaksana, tax ratio-nya 12 persen," ujar Sri Mulyani di Jakarta, Senin (6/8).

Namun, Sri Mulyani menegaskan pemerintah tak akan berdiam diri membiarkan rendahnya rasio pajak. Salah satu upaya yang dilakukan adalah melalui reformasi di sektor pajak secara menyeluruh mulai dari regulasi, Sumber Daya Manusia (SDM), hingga teknologi dan informasi.

Selain Sri Mulyani, Anwar juga menyoroti kinerja Rini yang tak berprogres. BUMN, menurut dia, banyak tertinggal dari perusahaan-perusahaan swasta. Tak mengherankan ekspor Indonesia tak mampu membantu mengangkat nilai tukar rupiah di tengah aliran modal asing deras keluar.

"Coba lihat pabrik kertas BUMN? Eka Cipta bisa ekspor, kenapa BUMN malah hampir mati. CPO juga begitu, dimana PTPN," ungkap dia.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

SIAPAKAH CALON PUTRA/PUTRI TERBAIK PAPUA BARAT ANGGOTA DPR-RI 2019 DAPIL PAPUA BARAT
  FREDRIK RONALDO YESNATH.PARTAI DEMOKRAT
  JIMMY IJI.PARTAI PDI P
  ROBERT J KARDINAL. PARTAI GOLKAR

Komentar Terakhir

  • Tommy Utama

    Pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya mempertanyakan dasar keputusan SBY ...

    View Article
  • Udin Sedunia

    Menurut Yunarto, Roy selama ini lebih dikenal sebagai pakar foto digital dan video ...

    View Article
  • Lukmanul Hakim

    saya yakin PHP juga bisa bertahan sampai 2030 ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video