DANA DESA RAFAE LUDES, KADES DILAPORKAN KE TIPIKOR BELU
DANA DESA RAFAE LUDES, KADES DILAPORKAN KE TIPIKOR BELU

By Admin 13 Mar 2018, 22:49:44 WIB Gaya Hidup
DANA DESA RAFAE LUDES, KADES DILAPORKAN KE TIPIKOR BELU

Keterangan Gambar : Indonesia baru.com


Tokoh pemuda Raimanuk Aprilianus Forum peduli masyarakat desa Rafae kecamatan kabupaten Belu apolinaris lopes beserta beberapah kepala dusun dan Tokoh pemuda kecamatan Raimanuk melapor ke polres Belu dan meminta tim auditor Tipikor untuk melakukan penyelidikan karna dugaan korupsi penyalagunaan anggaran dana desa tahun anggaran 2016/2017 di desa Rafae hingga miliaran Rupiah.. Apolinaris dan forum masyarakat peduli desa rafae, manilai banyak kejanggalan yang tidak bisa dipertanggungjawabkan seperti Adanya bangunan PAUD dari ADD Tahun Anggaran 2016 yang belum tuntas sampai saat ini, Pekerjaan Sumur Gali T.A 2017 yang belum tuntas sampai tahun 2018 serta upah buruh (tukang) yang belum dibayar, Pekerjaan Bak Penampung Air T.A 2017 belum tuntas sampai 2018 dan juga upah pekerja Bak yang belum lunas dibayarkan,  Pekerjaan 2 buah Posyandu Integrasi dari T.A 2017 yg belum tuntas sampai 2018. Dan juga ada Anggaran Pemugaran Rumah Adat yang masih tunggak sebanyak 15 juta. Melalui tokoh pemuda Desa Rafae Apolinaris yang dikonfirmasi melalui via telefon kepada wartwan Indonesia-Baru.com (12/03/2018) mengatakan telah dilakukannya langkah mediasi pada tanggah 12 Januari 2018, hadir juga Kepala Desa Rafae dan seluruh perangkat Desa Rafae, BPD Desa Rafae, Para Kepala Dusun, Kontraktor, Supliyer, Tokoh masyarakat dan Tokoh Pemuda untuk melakukan musyawarah bersama bahas masalah tersebut, dalam kesepakatan bersama diatas meterai itu ada beberapah point yang menekankan" Kepala Desa Rafae harus  menyelesaikan semua program yang bermasalah dengan batas waktu 31 Januari 2018 ". Namun setelah batas waktu yang ditentukan lewat, semua masalah tetap saja belum diselesaikan. Oleh karena itu, pada tanggal 16 Pebruari 2018 Masyarakat Desa Rafae melalui Forum Masyakat Peduli Desa Rafae yang dikoordinir oleh Apolinaris Lopes melaporkan kasus tersebut ke Polres Belu dengan tembusan ke Kejaksaan Atambua, Bupati, Ketua DPRD Belu, Inspektorat Belu, PMD Belu dan Bagian Keuangan Belu untuk menindaklanjuti kasus dugaan korupsi ini. Secara terpisah, tokoh pemuda Raimanuk Aprianus Hale yang juga sebagai masyarakat desa menambahkan bahwa bersama Forum Masyarakat Desa Rafae melaporkan masalah tersebut dengan 3 tuntutan yaitu : 1. Adanya indikasi penyalahgunaan ADD desa Rafae karena pengelolaan program dari tahun 2016 dan tahun 2017 yang belum selesai. 2. Kepala Desa Rafae telah melakukan penipuan publik terhadap masyarakat desa Rafae karena melanggar kesepakatan yang ditandatanginya. 3. Masyarakat meminta Polres Belu melalui Unit TIPIKOR Polres Belu untuk mengaudit pengelolaan ADD di Desa Rafae T.A 2016 dan 2017 agar ada kejelasan dan masyarakat juga bisa merasakan program tersebut,tambahnya.(JT).




Video Terkait:

Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar anda dari account Facebook

View all comments

Write a comment

Loading....



Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jejak Pendapat

SIAPAKAH CALON PUTRA/PUTRI TERBAIK PAPUA BARAT ANGGOTA DPR-RI 2019 DAPIL PAPUA BARAT
  FREDRIK RONALDO YESNATH.PARTAI DEMOKRAT
  JIMMY IJI.PARTAI PDI P
  ROBERT J KARDINAL. PARTAI GOLKAR

Komentar Terakhir

  • Tommy Utama

    Pengamat politik dari Charta Politika, Yunarto Wijaya mempertanyakan dasar keputusan SBY ...

    View Article
  • Udin Sedunia

    Menurut Yunarto, Roy selama ini lebih dikenal sebagai pakar foto digital dan video ...

    View Article
  • Lukmanul Hakim

    saya yakin PHP juga bisa bertahan sampai 2030 ...

    View Article

Video Terbaru

View All Video